Tarhib Ramadhan KNRP: Nongkrong Sambil Kajian Penuh Manfaat
Menyambut bulan suci Ramadhan, suasana berbeda terasa di Bagi Kopi, Cawang. Pada Sabtu sore, 7 Februari 2026, tempat nongkrong ini berubah menjadi ruang refleksi dan kepedulian lewat acara Tarhib Ramadhan bertema “Ramadhan di Gaza: Iman di Tengah Luka”.
Acara ini menghadirkan Ustaz Muhammad Edgar Hamas sebagai pemateri utama, ditemani Isa Abdurrahman sebagai pembaca Alquran dan Abdullah Idris Azmi sebagai moderator. Selain dihadiri peserta yang datang langsung di kafe, kegiatan ini juga diikuti secara daring melalui Zoom oleh peserta dari berbagai daerah, mulai dari Sumatra hingga Jawa.

Ustaz Edgar mengajak peserta untuk melihat Ramadhan bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi momentum memperkuat iman dan kepedulian. Ia mengulas kisah Perang Badar sebagai contoh tentang miskalkulasi yang dilakukan manusia, namun Allah selalu punya rencana terbaik. Diskusi pun berlanjut pada pentingnya memiliki strong why dalam membela Palestina, hingga optimisme akan kebangkitan dunia Islam.
Menariknya, acara ini digelar di kafe sebagai pesan bahwa isu Palestina kini bukan lagi sekadar konsumsi ruang-ruang masjid dengan sarung dan peci, melainkan telah menjadi arus utama (mainstream) bagi siapa saja, termasuk mereka yang berkumpul dalam suasana santai namun sarat makna. Kepedulian bisa tumbuh di mana saja—bahkan dari meja kopi dan obrolan santai menjelang Magrib. Rangkaian acara berlangsung hangat, mulai dari pembacaan Alquran, sesi tanya jawab interaktif, pembagian doorprize dari sponsor, hingga pemutaran kondisi terkini Gaza.

Lewat Tarhib Ramadhan ini, para peserta—khususnya generasi muda diajak untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang lebih peka, iman yang lebih kuat, dan kepedulian yang nyata. Karena di tengah luka Gaza, iman justru terus menyala. Pada akhirnya, Ramadhan di Gaza menjadi cermin bagi kita semua: bahwa iman sejati tidak hanya diuji di tempat yang aman, tetapi justru dimurnikan di tengah luka, kerja nyata, dan harapan akan kemerdekaan yang terus diperjuangkan.
