israel Lancarkan Serangan Skala Besar ke Tepi Barat di Kamis Malam
Pasukan penjajah israel melakukan kampanye penggerebekan dan penyerbuan skala besar semalam di beberapa wilayah Tepi Barat yang diduduki (5/3).
Menurut Quds News Network, penggerebekan tersebut terutama terkonsentrasi di provinsi Hebron (Al-Khalil), Nablus, dan Qalqilya, dan melibatkan penangkapan, penyerangan terhadap penduduk, dan pengubahan rumah menjadi pos militer.
Di Tulkarm, pasukan israel menyerbu kota Deir al-Ghusun dan Baqa al-Sharqiya, menggerebek rumah-rumah dan merusak properti.
Lebih jauh ke utara, pasukan militer besar memasuki kamp pengungsi Al-Far’a di provinsi Tubas, mengerahkan kendaraan militer di seluruh wilayah tersebut.
Di Qalqilya, tentara melakukan penggerebekan di beberapa lingkungan, termasuk Al-Naqqar, di mana mereka menangkap Saleh Sawi dan Muath Amawi, seorang mantan tahanan yang dilaporkan baru saja keluar dari perawatan intensif beberapa jam sebelumnya. Saksi mata mengatakan rumahnya digeledah dan dijarah selama penangkapan.
Pasukan penjajah israel juga menyerbu Nablus melalui pos pemeriksaan Huwara, menangkap beberapa pemuda, termasuk Suhaib Amer Muhammad Mu’ti Al-Taqtouq, Muhammad Arandi (Abu Adi) dan Subhi Samer Al-Shakhshir.
Penggerebekan tambahan terjadi di kota Beit Furik dan Qusra, timur dan tenggara Nablus, di mana rumah-rumah digeledah.
Di Salfit, pasukan penjajah israel menyerbu kota Deir Istiya dan mengubah sebuah rumah menjadi barak militer.
Penggerebekan lebih lanjut dilaporkan di Ramallah, di mana pasukan penjajah israel memasuki desa Umm Safa dan menangkap Youssef Munil Ghazi Falaneh setelah menggerebek rumahnya.
Di Bethlehem, tentara israel menyerbu Beit Fajjar, menangkap saudara Laith dan Ghaith Hikmat Diriya, sementara seorang warga Palestina yang terluka lainnya ditahan selama penggerebekan di Tuqu’.
Kegubernuran Hebron menyaksikan beberapa pelanggaran paling luas.
Seorang pemuda terluka akibat tembakan israel selama penggerebekan di Tarqumiya, sementara pasukan israel menangkap Shaimaa Musa Halaika, seorang mantan tahanan, di kota Al-Shuyoukh setelah menyerbu rumah keluarganya.
Pasukan penjajah israel juga menggerebek kamp pengungsi Al-Arroub dan Al-Fawwar serta kota Beit Ummar, di mana penduduk dilaporkan menghadapi serangan kekerasan di dalam rumah mereka.
Di Dura, selatan Hebron, pasukan israel mengubah beberapa rumah menjadi barak militer di desa Al-Hijra, sementara di kota Yatta, tentara menggerebek rumah-rumah dan menembakkan bom suara untuk mengintimidasi penduduk. (is/knrp)
