Jamaah Haji Palestina Dari Tepi Barat Mulai Berangkat ke Tanah Suci
Kelompok pertama jemaah haji Palestina dari Tepi Barat yang diduduki mulai berangkat ke Arab Saudi pada hari Senin untuk melaksanakan ibadah haji, sementara israel terus mencegah warga Palestina di Jalur Gaza melakukan perjalanan spiritual tersebut untuk tahun ketiga berturut-turut, lapor Anadolu (11/5).
Waleed Ghannam, direktur kepolisian di perbatasan Karama, yang berfungsi sebagai jalur utama bagi warga Palestina Tepi Barat untuk bepergian ke luar negeri, mengatakan bus-bus yang membawa jemaah mulai tiba di Jericho pada pagi hari, di mana prosedur perjalanan sedang diselesaikan sebelum keberangkatan mereka ke Arab Saudi.
Kelompok pertama terdiri dari 2.230 jemaah, sementara 1.730 lainnya dijadwalkan berangkat pada hari Selasa sebagai bagian dari pengaturan yang sedang berlangsung untuk mengirim jemaah Palestina ke tempat-tempat suci di Arab Saudi, kata Ghannam kepada Anadolu.
Sebagian besar jemaah akan berangkat pada hari Senin dan Selasa, sementara keberangkatan akan berlanjut hingga 20 Mei, dengan maksimal 500 jemaah berangkat setiap hari, tambahnya.
Sekitar 6.600 warga Palestina dari Tepi Barat akan melaksanakan ibadah haji tahun ini, menurut angka resmi dari Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina.
Perdana Menteri Palestina Mohammed Mustafa memeriksa pengaturan untuk para jamaah yang menuju Arab Saudi dan meninjau persiapan perjalanan dan akomodasi mereka, kata kantornya dalam sebuah pernyataan.
Mustafa mendengarkan penjelasan dari Amin Qandil, kepala Otoritas Umum untuk Penyeberangan dan Perbatasan, dan Menteri Wakaf Mohammed Najm tentang langkah-langkah untuk memfasilitasi perjalanan para jamaah, kata pernyataan itu. (is/knrp)
