Iman sarhan prisoners pc
Berita Palestina

Seorang Tahanan Palestina Meninggal di Penjara Gilboa Setelah 24 tahun Ditahan israel

Tahanan Palestina Imad Rajeh Mustafa Sarhan, yang menghabiskan lebih dari dua dekade di penjara israel dan menderita masalah kesehatan kronis, telah meninggal di Penjara Gilboa, menurut otoritas penjara israel dan kelompok advokasi tahanan Palestina.

Sarhan, 48 tahun, berasal dari lingkungan Wadi Nisnas di Haifa dan telah menghabiskan lebih dari 24 tahun dalam tahanan israel.

Kematiannya terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran di kalangan organisasi hak asasi manusia dan tahanan Palestina atas kondisi di dalam penjara israel dan meningkatnya jumlah kematian tahanan sejak Oktober 2023.

Dinas Penjara israel memberi tahu keluarga Sarhan tentang kematiannya pada hari Minggu tetapi tidak memberikan informasi rinci mengenai keadaan seputar kematiannya.

Lebih dari Dua Dekade di Penjara
Sarhan ditangkap pada Januari 2002 dan kemudian dijatuhi hukuman oleh pengadilan israel berupa penjara seumur hidup ditambah sepuluh tahun.

Menurut organisasi tahanan, ia menjalani interogasi selama lebih dari dua bulan setelah penangkapannya dan menghabiskan bertahun-tahun di penjara israel di bawah kondisi penahanan yang keras.

Sepanjang masa penahanannya, ia berulang kali mengalami penyiksaan dan tindakan hukuman, termasuk masa isolasi yang panjang.

Kelompok advokasi tahanan mengatakan ia menghabiskan empat tahun berturut-turut dalam isolasi setelah otoritas israel mengklasifikasikannya dalam apa yang mereka sebut sebagai “berkas rahasia,” dengan perintah isolasi yang berulang kali diperpanjang. (is/knrp)

Leave A Comment

Your Comment
All comments are held for moderation.