israel Perketat Al-Aqsha Selama Ramadhan
Otoritas penjajah israel memberlakukan pembatasan ekstensif di seluruh Al-Quds dan Tepi Barat yang diduduki pada hari pertama Ramadan, menurut Otoritas Penyiaran israel (18/2).
Langkah-langkah tersebut termasuk peningkatan kehadiran militer di seluruh Al-Quds yang diduduki, penguatan unit-unit khusus di seluruh Tepi Barat, dan perluasan penempatan di sepanjang area pemisah di sekitar kota. Ribuan polisi dan penjaga perbatasan ditempatkan di sekitar gerbang Kota Tua dan kompleks Masjid Al-Aqsha.
Para pejabat israel mengatakan mereka sedang mempersiapkan diri untuk “semua skenario,” khususnya di Kota Tua dan di Al-Aqsha. Menurut media israel, rencana yang dibahas oleh otoritas penjajah israel termasuk pemberlakuan kuota jumlah dan batasan usia bagi warga Palestina dari Tepi Barat yang ingin beribadah di masjid, terutama selama salat Jumat ketika puluhan ribu orang biasanya hadir.
Al-Jazeera melaporkan bahwa langkah-langkah tersebut disertai dengan penangkapan atas tuduhan penghasutan, pemantauan sistematis media sosial, dan pengoperasian ruang operasi pengawasan yang melacak pidato dan pertemuan. Jalan-jalan di dekat tembok pemisah di utara Al-Quds juga ditutup untuk mencegah warga Palestina memasuki kota tanpa izin. (is/knrp)
