Jumlah Tahanan Perempuan Palestina di Penjara israel Naik Menjadi 59 Orang
Kantor Media Tahanan mengatakan jumlah perempuan Palestina yang ditahan di penjara israel telah meningkat menjadi 59 orang, menyusul lebih dari 680 penangkapan perempuan sejak 7 Oktober 2023.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Rabu (11/2), kantor tersebut mengatakan jumlah total tersebut termasuk anak di bawah umur dan mencatat bahwa angka tersebut tidak termasuk tahanan dari Gaza yang keberadaannya dilaporkan tidak diketahui di fasilitas penahanan militer.
Menurut pernyataan tersebut, di antara 59 tahanan perempuan tersebut terdapat dua perempuan yang didiagnosis menderita kanker, dua anak di bawah umur, dan satu tahanan yang melahirkan saat dalam tahanan. Ditambahkan bahwa sebagian besar perempuan menghadapi tuduhan “penghasutan”, sementara sekitar sepertiga ditahan di bawah penahanan administratif tanpa tuduhan resmi.
Kantor tersebut menuduh bahwa tahanan perempuan mengalami kekurangan gizi, pengabaian medis, penggerebekan penjara, isolasi, dan pelanggaran privasi. Dikatakan juga bahwa jurnalis perempuan dan tokoh media tetap ditahan dan menuduh otoritas israel menggunakan tahanan perempuan sebagai alat tawar-menawar terhadap keluarga mereka.
Otoritas israel belum berkomentar tentang angka terbaru ini. Data resmi menunjukkan bahwa sekitar 9.350 warga Palestina saat ini ditahan di penjara-penjara israel per awal Januari. (is/knrp)
