Pemukim Ilegal dan Tentara israel Kembali Nodai Kota Al-Quds Pekan Ini
Pintu masuk Gereja Armenia di Kota Tua Al-Quds yang diduduki israel menjadi sasaran serangan baru pada hari Ahad (8/2), yang dilakukan oleh pemukim israel. Rekaman kamera pengawas dan kesaksian saksi mata menunjukkan beberapa dari mereka sengaja meludah di depan pintu masuk gereja, dalam serangan provokatif yang melanggar kebebasan beribadah dan menargetkan tempat-tempat suci Kristen.
Sumber-sumber lokal mengatakan pasukan penjajah israel juga menggerebek kota al-Issawiya, timur laut Al-Quds yang diduduki, dan lingkungan al-Bustan di Silwan, selatan Masjid Al-Aqsha. Pasukan penjajah ditempatkan di jalan-jalan dan daerah pemukiman, menyebabkan ketegangan di antara penduduk.
Sumber-sumber tersebut menambahkan bahwa pemerintah kota penjajah di Al-Quds mengenakan denda sebesar 5.000 shekel kepada manajer kantor pos di Silwan, dengan alasan bahwa tanda “dilarang merokok” tidak dipasang, meskipun tanda tersebut berada di dalam kantor. Langkah ini dipandang sebagai bagian dari tekanan administratif yang berkelanjutan yang menargetkan lembaga-lembaga Palestina.
Dalam konteks yang sama, pasukan israel menggerebek toko-toko di lingkungan Ain al-Lawza di Silwan dan memeriksa identitas para pekerja. Hal ini mengganggu aktivitas komersial dan menyebabkan kerugian bagi bisnis lokal.
Insiden-insiden ini terjadi di tengah serangkaian pelanggaran berkelanjutan yang menargetkan kota suci dan penduduknya, sebagai bagian dari eskalasi berkelanjutan oleh pasukan israel dan pemukim terhadap lingkungan Palestina dan situs-situs suci. (is/knrp)
