Selangkah Lagi israel Akan Kuasai Masjid Ibrahimi di Hebron
Masjid Ibrahimi kuno di Hebron, Tepi Barat yang diduduki, termasuk di antara situs paling suci dalam Islam, Yudaisme, dan Kristen.
Masjid ini telah dikelola oleh Palestina dan digunakan sebagai masjid selama lebih dari 1.400 tahun.
Namun, akhir-akhir ini, israel berupaya untuk mengambil kendali yang lebih luas atas situs tersebut. Pada bulan Januari 2026, israel melarang para pengelola masjid Palestina dan menyita hak perencanaan atas sebagian situs tersebut, yang bertentangan dengan kesepakatan yang telah lama ada.
Hal ini terjadi di tengah meningkatnya serangan pemukim dan pembatasan akses terhadap situs-situs suci Palestina sejak Oktober 2023, termasuk Masjid Al-Aqsha di Al-Quds Timur yang diduduki dan Makam Yusuf di Nablus.
Pada bulan Januari, militer israel memulai serangan terhadap Hebron dan kota-kota serta desa-desa Palestina lainnya di Tepi Barat yang diduduki, termasuk penggerebekan terhadap rumah-rumah dan bisnis-bisnis Palestina.
Kementerian luar negeri Qatar, Turki, dan Uni Emirat Arab telah mengutuk penyitaan hak perencanaan oleh israel atas masjid tersebut ketika langkah itu pertama kali diumumkan pada bulan Juli 2025.
Masing-masing kementerian menyerukan kepada komunitas internasional untuk mencegah pelanggaran israel, tetapi tidak mengambil tindakan lebih lanjut ketika hak perencanaan akhirnya disita pada bulan Desember 2025.
Pengacara Palestina untuk Kotamadya Hebron mengajukan petisi ke Mahkamah Agung israel terkait langkah tersebut. (is/knrp)
