Survey : 36 Negara Nilai israel Biang Kerok Masalah Dunia
Pandangan negatif terhadap israel dan Perdana Menteri israel Benjamin Netanyahu telah meningkat tajam sejak tahun lalu di seluruh Eropa, Asia, Timur Tengah, dan Amerika Latin, menurut jajak pendapat baru dari Pew Research Center (7/6).
Dari 36 negara, mayoritas di 32 negara memiliki pandangan yang sangat tidak menguntungkan atau agak tidak menguntungkan terhadap israel, dengan hanya responden di India, Ghana, Nigeria, dan Kenya yang memiliki pandangan yang menguntungkan terhadap negara tersebut.
Survei ini dilakukan antara 8 Februari dan 13 Mei tahun ini. Perang AS-israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari dan telah berdampak pada negara-negara di seluruh dunia, sebagian mungkin karena dampak ekonomi dari penutupan Selat Hormuz, tempat sekitar 20 persen pasokan minyak global melewatinya.
Pew melaporkan bahwa di 36 negara, rata-rata 67 persen orang dewasa memiliki pandangan yang tidak menguntungkan terhadap israel, dengan hanya 25 persen yang memiliki pandangan yang menguntungkan.
Turki, Pakistan, Malaysia, Indonesia, Jepang, Tepi Barat, dan Al-Quds Timur yang diduduki memiliki persentase pandangan negatif tertinggi terhadap israel, dengan Turki mencapai 97 persen dan Jepang 83 persen.
Di dunia berbahasa Inggris, khususnya AS, Kanada, Australia, dan Inggris, semuanya memiliki mayoritas yang memiliki pandangan tidak baik terhadap israel masing-masing sebesar 60, 65, 79, dan 69 persen.
Kesepuluh negara yang disurvei di Eropa juga umumnya memiliki pandangan tidak baik terhadap israel, dengan Swedia dan Spanyol mencapai angka tertinggi masing-masing 78 persen dan Hongaria memiliki pandangan paling baik terhadap israel, tetapi masih memiliki mayoritas, 54 persen, yang memiliki pandangan tidak baik. (is/knrp)
